Halaman Utama
|
|
|
| RH Remaja Cowok | |
| Senin, 24 Mei 2010 | |
|
HANYA BERGURAU Tom dan Jeff masuk ke rumah untuk mengambil sarung tangan Tom. Seperti biasa, mereka berhenti di dapur mengambil beberapa kue. "Collin itu bodoh!" kata Tom sambil makan. "Aku yakin ia gagal dalam setiap tes matematika sepanjang tahun ini." "Yeah," Jeff setuju, "dan ketika kita tertawa dan bertanya apakah ia dapat membantu kita dengan tes matematika kita, ia menjadi marah. Ia bahkan tidak dapat menerima gurauan." Kedua anak itu tertawa, tetapi ketika mereka melihat ibu Tom memandang mereka, cepat-cepat mereka mengubah pembicaraan. Keesokan harinya Tom sedang bekerja di rumah burungnya. Ia sedang memasang paku dengan pukul besi, ketika.. "Aduuh!" Tom menjatuhkan pukul besi dan melai berlari keliling, memegang jarinya, mengeluh dan menggerutu. "Oh, kau tampak lucu!" goda adiknya, Denise. "Kau harus melihat dirimu!" "Ini tidak lucu! Sakit!" erang Tom "Ibu yakin itu sakit," gumam Ibu ketika meletakkan es batu di jari Tom. "Dan sama sekali tidak menyembuhkan tanganmu ketika Denise menggodamu tentang luka itu, bukan?" "Itu jahat sekali." Kata Tom. "Kupikir itu menjadikan lebih buruk. Ia perlu minta maaf." "Ibu kira Collin juga merasa lebih buruk juga, ketika kau menertawakannya kemarin," kata Ibu. Terkejut, tom menengadah. "Tetapi itu hanya gurauan," protesnya. "Kadang-kadang gurauan sangat menyakitkan," kata Ibu. "Terisitmewa kalau yang diguraukannya adalah sesuatu yang sudah menyakitkanmu." Tom mengalihkan pandangan, merasa malu. "Aku menyesal," bisiknya. "Baik," kata Ibu mengangguk, "Tetapi tahukah Collin kalau kau menyesal?" Tom mengerutkan kening. "Haruskah aku memberitahukannya?" tanyanya. "Ya.. kaupikir Denise harus minta maaf kepadamu," Ibu mengingatkannya. Tom mengeluh, "Ok," gumamnya. Ia memandang ibunya. "Hei,.... dapatkah aku mengundangnya untuk membantuku mengerjakan rumah burungku?" tanyanya. "Mungkin itu akan menjadikannya merasa lebih baik. "Dengan gembira Ibu menyetujui. BAGAIMANA DENGAN KAMU? Apakah kamu kadang-kadang menggoda orang lain? Menggoda dapat menggembirakan, tetapi ingatlah bahwa senda gurau dapat menyakiti juga. Bersikaplah peka terhadap perasaan orang lain. Allah mengatakan untuk bersukacita dengan orang yang bergembira dan menangis bersama orang yang sedih. Ia mengatakan supaya mengasihi sesama seperti diri sendiri dan saling mengasihi seperti Ia sudah mengasihimu. AYAT HAFALAN: "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasilhi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi." (Yohanes 13:34) JANGAN MENGGODA JIKA ITU AKAN MENYAKITKAN Sumber: Devotions for Boys |
|
| < Sebelumnya |
|---|
















